Saturday, November 22, 2014

RPP K13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMK Al – KHOZINI Gondanglegi Kelas/Semester : X/2 Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tema : Kritik dan Humor dalam Layanan Publik/ Sub Tema : Membandingkan teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 X Pertemuan ) A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mintanya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan   B. Kompetensi Dasar 1.2. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia danmenggunakan- nya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis informasi lisan dan tulis melalui teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi 2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi. 3.2. Membandingkan teks anekdot baik melalui lisan maupun tulisan 4.2. Memproduksi teks anekdot baik secara lisan maupun tulisan. C. Indikator Pencapaian Kompetensi 1.2.1 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia danmenggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis informasi lisan dan tulis melalui teks anekdot 2.2.1 Memiliki sikap perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, dan proaktif dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menceritakan hasil observasi. 3.2.1 Membandingkan teks anekdot dengan teks humor baik secara lisan maupun tulisan 4.2.1 Menyusun teks anekdot secara tertulis dan mampu menyampaikan secara lisan D. Tujuan Pembelajaran 1. Setelah proses pembelajaran, peserta didik mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis informasi lisan dan tulis melalui teks anekdot 2. Setelah proses pembelajaran, peserta didik memiliki sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik 3. Setelah mengamati teks anekdot dengan judul KUHP dan Putung Rokok , peserta didik dapat membandingkan struktur anekdot dengan teks humor secara lisan maupun tulisan 4. Setelah mendiskusikan struktur dan fitur bahasa teks anekdot dengan judul KUHP dan Putung Rokok, peserta didik dapat menulis teks anekdot. 5. Setelah menulis teks anekdot, pesrta didik dapat membacakan dengan ekspresi humor sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.   E. Materi Pembelajaran 1) Contoh dua teks anekdot (KUHP dalam Anekdot dan Putung Rokok) 2) Pengenalan struktur teks anekdot 1) Abstraksi 4) Respone/reaksi 2) Orientasi 5) Koda 3) Krisis Abstrak a) Uraian secara ringkas garis besar isi cerita yang akan dijadikan teks anekdot. Orientasi a) Mengenalkan tokoh utama dalam cerita tersebut. b) Mengenalkan juga tokoh-tokoh pendukung dalam cerita tersebut. c) Menuliskan kapan peristiwa itu terjadi. d) Menuliskan di mana dan bagaimana peristiwa itu terjadi. Krisis a) Menuliskan tahapan-tahapan peristiwa yang dialami oleh tokoh utama dan tokoh pendukung. b) Menuliskan puncak konflik (krisis) dari peristiwa-peristiwa tersebut. Reaksi a) Menuliskan bagaimana jawaban/reaksi terhadap krisis. b) Reaksi ini harus memuat unsur kelucuan, sindiran, kritik yang menarik dan mengesankan. Koda a) Menuliskan penegasan yang mengesankan terhadap kritik atau sindiran yang ditonjolkan. Judul a) Menuliskan judul yang menggambarkan keseluruhan isi teks anekdot yang kalian susun. 3) Materi Prinsip a) Mengetahui persamaan teks anekdot dan humor b) Mengetahui perbedaan teks anekdot dan humor 4) Prosedur Analisis persamaan dan perbedaan teks anekdot dan humor a) Persamaan/perbedaan struktur isi dan ciri bahasa anekdot dengan teks humor. b) Langkah-langkah penulisan teks anekdot (mengamati, menemukan topik, mengembangkan sesuai dengan struktur isi dan ciri bahasa) F. Metode Pembelajaran Pendekatan : saintifik dengan model pembelajaran discovery learning yang dilakukan dengan metode diskusi dan penugasan.   G. Media, Alat, dan Sumber Belajar Media yang digunakan contoh Lembaran (atau dapat juga berupa tayangan) Teks Anekdot tentang hukum, LCD Sumber Belajar : 1) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif 2) Contoh teks anekdot H. Kegiatan Pembelajaran I. Kegiatan awal ( 10 menit ) a) Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya b) Peserta didik mengekspresikan rasa syukur atas keberadaan bahasa Indonesia setelah menyimak anekdot dengan teks humor secara tulis maupun lisan c) Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan. d) Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan e) Peserta didik menyepakati kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan membentuk kelompok II. Kegiatan Inti ( 65 menit ) Mengamati 1) Peserta didik membaca anekdot dengan teks humor Menanyakan 2) Peserta didik menanyakan persamaan dan perbedaan anekdot dengan teks humor 3) Peserta didik membuat pertanyaan tentang peristiwa unik atau aneh yang diamati. Mengeksplorasi 4) Peserta didik mengidentifikasi perbedaan struktur anekdot dengan teks humor yang dibaca. 5) Peserta didik mengidentifikasi perbedaan fitur bahasa anekdot dengan teks humor 6) Peserta didik menulis teks anekdot sesuai dengan struktur isi teks anekdot (abstrak, orientasi, krisis, respon, coda), ciri bahasa (pertanyaan retoris, proses material, konjungsi temporal), dan kelucuan.   Mengasoasiasikan 7) Peserta didik mencari hubungan antara topik dengan struktur teks anekdot Mengomunikasikan 8) Peserta didik membacakan teks anekdot dengan intonasi dan ekspresi yang tepat serta saling memberikan komentar. III. Penutup ( 5 menit ) 1) Peserta didik bersama dipandu guru menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran 2) Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran I. Penilaian 1. Instrumen Penilaian a) Penilaian Sikap No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian Instrumen Penilaian Keterangan 1. Religius Pengamatan Proses Lembar Pengamatan Hasil penilaian nomor 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi bagi Guru Agama dan Guru PKn 2. Tanggung jawab 3. Peduli 4. Responsif 5. Santun b) Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Penilaian Instrumen Mengetahui struktur isi teks anekdot Tes tertulis Uraian 1. Jelaskan struktur isi teks anekdot dengan teks humor Mengetahui ciri bahasa teks anekdot Tes tertulis Uraian 2. Jelaskan fitur bahasa teks anekdot! Memproduksi teks anekdot secara tulisan Unjuk kerja Keterampilan tertulis 3. Pilihlah salah satu tema berikut ini (permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik). Kemudian, tulislah teks anekdot berdasarkan tema yang Anda pilih! Memproduksi teks anekdot secara lisan Unjuk kerja Keterampilan berbicara 4. Sampaikanlah teks anekdot yang telah Anda tulis secara lisan dengan mengunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah dan konteks! 2. Pedoman Penskoran Soal nomor 1 Aspek Skor Peserta didik menjawab benar semua 6 Peserta didik menjawab benar 6 5 Peserta didik menjawab benar 5 4 Peserta didik menjawab benar 4 3 Peserta didik menjawab benar 3 2 Peserta didik menjawab benar 2 1 SKOR MAKSIMAL 6 Soal nomor 2 Aspek Skor Peserta didik menjawab benar semua 5 Peserta didik menjawab benar 5 4 Peserta didik menjawab benar 4 3 Peserta didik menjawab benar 3 2 Peserta didik menjawab benar 2 1 SKOR MAKSIMAL 5 Soal nomor 3 No Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai Tingkat Skor 1. Isi a) Amat memahami; amat luas dan lengkap; amat terjabar; amat sesuai dengan kutipan. Amat baik 27 – 30 b) Memahami; luas dan lengkap; terjabar; sesuai dengan kutipan, meskipun kurang terinci. Baik 22 – 26 c) Memahami secara terbatas; kurang lengkap; kurang terjabar; kurang terinci. Sedang 17 – 21 d) Tidak memahami isi; tidak mengena Kurang 13 – 16 2. Organisasi a) Amat teratur dan rapi; amat jelas; kaya akan gagasan; urutan amat logis; kohesi amat tinggi Amat baik 18 –20 b) Teratur dan rapi; jelas; banyak gagasan; urutan logis; kohesi tinggi Baik 14 – 17 c) Kurang teratur dan rapi; kurang jelas; kurang gagasan; urutan kurang logis; kohesi kurang tinggi. Sedang 10 – 13 d) Tidak teratur; tidak jelas; miskin gagasan; urutan tidak logis; tidak ada Kurang 7 - 9 3. Kosakata dan Diksi a) Amat luas; penggunaan amat efektif; amat menguasai pembentukan kata; pemilihan kata amat tepat. Amat baik 18 –20 b) Luas; penggunaan efektif; menguasai pembentukan kata; pemilihan kata yang tepat. Baik 14 – 17 c) Terbatas; kurang efektif; kurang menguasai pembentukan kata; pemilihan kata kurang tepat Sedang 10 – 13 d) Seperti terjemahan; tidak memahami pembentukan kata; tidak menguasai kata-kata. Kurang 7 - 9 4. Bahasa (Tata dan Struktur Bahasa) a) Amat menguasai tata bahasa; amat sedikit kesalahan penggunaan dan penyusunan kalimat dan kata-kata. Amat baik 22 – 25 b) Penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; sedikit kesalahan tata bahasa tanpa mengaburkan makna. Baik 18 – 21 c) Kesulitan dalam penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; kesalahan tata bahasa yang mengaburkan makna. Sedang 11 – 17 d) Tidak menguasai penggunaan dan penyusunan kalimat ; tidak komunikatif. Kurang 5 – 10 5. Penulisan Ejaan a) Amat menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan. Amat baik 5 b) Menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan sedikit kesalahan. Baik 4 c) Kurang menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan banyak kesalahan. Sedang 3 d) Tidak menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, tulisan sulit dibaca. Kurang 2 6 Kerapian a) Terbaca, bersih dan rapi. Amat baik 5 b) Terbaca, bersih, tapi tidak rapi Baik 4 c) Terbaca, tidak bersih dan tidak rapi Sedang 3 d) Tidak terbaca, tidak bersih, dan tidak rapi. kurang 2 Soal nomor 4 HAL-HAL YANG DIAMATI SKOR Kesesuaian a) Sesuai dengan kaidah dan struktur b) Sebagian sesuai dengan kaidah dan struktur c) Tidak sesuai dengan kaidah dan struktur 5 3 1 Kelengkapan (ada bagian awal-tengah-akhir) a) ada bagian awal-tengah- akhir b) Ada bagian awal-tengah atau tengah-akhir 5 3 Kelogisan a) alasan mendukung pernyataan b) alasan kurang mendukung pernyataan c) alasan tidak mendukung pernyataan 5 3 1 Kelancaran dan Keruntutan a) Tidak tersendat-sendat sehingga mudah diikuti b) Beberapa kali tersendat-sendat/ berhenti untuk berpikir c) Selalu berhenti untuk mengingat-ingat 5 3 1 Penggunaan Bahasa a) Bahasa komunikatif dan sederhana, tidak menghafal b) Struktur kalimat terlalu panjang sehingga sukar dipahami c) Kalimat rumit dan tidak logis 5 3 1 Pelafalan dan Intonasi a) Pelafalan jelas dan tepat, intonasi bervariasi b) Pelafalan jelas dan tepat tetapi intonasi monoton c) Pelafalan tidak jelas dan tepat, intonasi monoton 5 3 1 NILAI = Jumlah Skor X 100 Skor Maksimal Malang, 20 Agustus 2014 Mengetahui : Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran, Drs.Abdul Mannan Qoffal Agus Supriono

No comments:

Post a Comment