Wednesday, February 6, 2013

TAHUN PENANGGALAN (KALENDER)


TAHUN PENANGGALAN (KALENDER)
Bangsa Mesir kuno, Sumeria dan bangsa Hindu sejak zaman dahulu memiliki perhitungan waktu. Waktu iniberdasarkan revolusi bumi dan tahunnya disebut tahun Matahari. Semenjak Julius Caesar (46 BC) telah ditetapkan bahwa tiap-tiap tahun terdiri dari 365 hari.tahun yang keempat ditambah dengan satu hari ialah yang disebut tahun kabisat (leap year). Aturan ini dinamakan “Kalender Julian” atau aturan lama, dimanatiap tahun di hitung 365,25 hari. Ada 2 tahun yaitu:
1. tahun Sideris ialah selang waktu antara dua kedudukan yang sama berturut-turut dari Matahari terhadap suatu bintang tetap. Satu tahunSideris lamanya 365,256 hari.
2. Tahun Tropis ialah waktu selang antara dua kedudukan yang sama berturut-turut dari dari Matahari terhadap titik Hamal (Ram) ialah titik di langit pada musim bunga yang ditempati matahari pada 21 maret, ketika itu permulaan musim bunga bagi belah bulatan utara.
Kalender  Julian tadi menimbulkan perbedaan 365,25 _ 365,2422 atau 0,0078 hari (11 menit) setahunnya dengan tahun tropis. Seorang Astrono bernama Chavius dalam perhitungannya untuk menentukan hari Paskah menjumpai kesulitan akibat perbedaan hari akibat permulaan musimsemi, yang berbeda 10 hari dari perhitungan. Tepatnya bumimengelilingi Matahari dalam 365 hari 5 jam 48 menit. Maka dalam 4tahun saja kelebihan 48menit. Pada abad ke-16 Paus Gregrorius mengumumkan perubaha kalender dan menyempurnakanperhitungan tahun Kabisat Julius Caesar. Hasilnya ialah bahwa tahun Kabisat itu adal angka tahun yang dapat di bagi 4 dan hanya angka abad yang dapat di bagi 400. Maka menurut perhitungan yang terahir tahun Kabisat ialah tahun yang dapat di bagi dengan 100 dan 400 sekaligus.
Bulan merupakan Satelit atau benda angkasa yang dapat mengelilingi bumu. Jaraknya dengan bumin 384.000 km. bulan berdiamiter 3456 km. bulan selalu menunjukkan permukaan yang sama dilihat dari bumi. Iniberarti bulan mengadakan rotasi maupun revolusi mengelilingi bumu dengan kecepatan yang tepat sama, pada permukaan bulan terdapat gunung-gunung dan dataran rendah seperti di bumi, hanya lubang-lubang kepundan tampaklebih besar danada yang brgaris tengah 8 km. berat jenis bulan kira-kira setengah berat jenis (B.J.) Bumi. Besarnya bulan hanya 1/82 dan mempunyai 1/6 dari gravitasi bumi. Pada Bulan tidak ada Atmosfer, sinar. Orang telah berhasil mendarat di Bulan, sehingga lebih banyak data diperoleh manusia.

No comments:

Post a Comment